Geger Para Pemain Timnas Hampir Meninggal Gegara Pesawat Rusak

Wecome Transadvocacynetwork di Website Kami!

Gambia – Para pemain timnas Gambia baru-baru ini mengalami situasi yang sangat memprihatinkan, kabarnya mereka mengalami kejadian mengerikan dan nyaris kecelakaan akibat sistem pendingin udara (AC) pesawat yang mereka sewa. Geger Para Pemain Timnas Hampir Meninggal Gegara Pesawat Rusak

Seperti dilansir BBC, pada Jumat 19 Januari 2024, tentara Gambia tiba di Pantai Gading untuk mengikuti Piala Afrika 2023 dengan pesawat Air Pantai Gading yang disewa dari Banjul, ibu kota Gambia. Perjalanan ini akan berlangsung pada hari Rabu, 10 Januari 2024. 1 Tantangan Besar MU untuk Finis 4 Besar Menurut Gary Neville

Tom Saintfiet, pelatih timnas Gambia, mengatakan mereka merasakan hal yang tidak biasa sejak naik pesawat. Para pemain timnas dan seluruh suporter tim merasakan suhu yang sangat hangat.

“Awak kapal setempat mengatakan ada masalah pada AC sebelum lepas landas, tapi semuanya akan baik-baik saja setelah kami lepas landas,” ujarnya.

Beberapa menit kemudian, udara di dalam kabin semakin panas. Bahkan, para pemain tak bisa bertahan karena oksigennya habis.

“Kami semua pingsan karena kekurangan oksigen, beberapa pemain tidak bisa bangun,” ujarnya.

Baru 10 menit penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali. Pilot melakukan pendaratan darurat di Bandara Banjul. Insiden ini kemudian diselidiki, namun penyelidikan awal mengungkapkan hilangnya tekanan kabin dan pasokan oksigen.

Saidy Janko, mantan pemain tim yunior Manchester United, menulis: “Panas yang tidak manusiawi ditambah dengan kekurangan oksigen menyebabkan banyak orang menderita sakit kepala parah dan gemetar. Faktanya, orang-orang mulai tertidur – beberapa menit setelah naik/turun pesawat”. .

Saintfiet memperkirakan situasinya bisa menjadi lebih buruk jika pendaratan darurat tidak dilakukan. Alih-alih ikut serta dalam kemeriahan sepak bola Piala Afrika, malah bisa menjadi berita duka.

“Kami bisa saja mati. Kami semua tertidur dengan sangat cepat, saya juga. Saya bermimpi singkat tentang hidup saya. Sungguh,” katanya kepada Nieuwsblad. Geger Para Pemain Timnas Hampir Meninggal Gegara Pesawat Rusak

“Setelah sembilan menit, pilot memutuskan untuk kembali karena tidak ada pasokan oksigen. Beberapa pemain tidak bangun sampai mendarat. Kami hampir keracunan karbon monoksida. Jika kami terbang setengah jam lebih lama, kami semua akan keracunan. .” kemungkinan mati,” tambahnya. Genjot kinerja, BBN Airlines Indonesia menambah armada empat pesawat Maskapai Avia Solutions Group, BBN Airlines Indonesia, mengumumkan penambahan tiga armada Boeing 737-800 dan satu armada Boeing 737 -400F. VIVA.co. id 7 Februari 2024